Kota Malang Resmi Ditetapkan sebagai Kota Kreatif UNESCO Bidang Media Arts
- May 01, 2026
- Aqilah Khalilah
- Sosial Masyarakat, Informasi, kesenian dan kebudayaan
Malang, Jawa Timur – Kota Malang resmi menorehkan prestasi internasional setelah ditetapkan sebagai salah satu Kota Kreatif UNESCO (UNESCO Creative City) di bidang Media Arts. Pengakuan ini diumumkan langsung oleh Direktur Jenderal UNESCO, Audrey Azoulay, pada peringatan World Cities Day 2025 di markas besar UNESCO, Paris, pada 30 Oktober 2025.
Dengan pencapaian ini, Malang menjadi salah satu dari 58 kota baru yang bergabung dalam UNESCO Creative Cities Network (UCCN) tahun 2025, serta kota pertama di Jawa Timur yang mendapat penghargaan di kategori seni media.
Pengakuan tersebut diberikan atas kemampuan Malang dalam mengembangkan ekosistem Media Arts yang dinamis, termasuk pengembangan game, animasi, digital storytelling, makerspace, serta dukungan komunitas kreatif.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyambut baik pencapaian ini sebagai buah kerja kolaboratif antara pemerintah, akademisi, pelaku industri kreatif, dan komunitas masyarakat. Ia menekankan bahwa status ini bukan sekadar penghargaan, tetapi mandat untuk memperkuat kerja sama internasional, festival, riset, dan program kreatif yang berdampak luas.
UNESCO Creative Cities Network sendiri merupakan jejaring global yang menghubungkan kota-kota di berbagai negara dalam pengembangan industri kreatif, budaya, dan inovasi. Status ini membuka peluang Kota Malang untuk berkolaborasi dengan kota-kota kreatif lain di dunia serta memperluas peluang ekonomi kreatif berbasis teknologi dan budaya.
Dengan predikat baru ini, Pemkot Malang juga mempersiapkan berbagai strategi lanjutan, termasuk penyusunan rencana aksi empat tahun untuk memperkuat ekosistem media arts yang inklusif dan berkelanjutan.
Status UNESCO Creative City di bidang Media Arts diharapkan dapat makin meningkatkan daya saing global Kota Malang, sekaligus menjadi inspirasi bagi pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia