UMKM Go Digital, Dorong Daya Saing dan Perluas Pasar Usaha Lokal

  • Feb 03, 2026
  • Aqilah Khalilah
  • Kolaborasi KIM, Sosial Masyarakat, Informasi, UMKM

Malang — Transformasi UMKM go digital terus didorong sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing dan memperluas pasar usaha lokal. Pemanfaatan teknologi digital dinilai menjadi kunci bagi UMKM agar mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan ekonomi modern.

Berbagai pelaku UMKM di Kota Malang mulai memanfaatkan platform digital, seperti media sosial, marketplace, dan layanan pembayaran non-tunai untuk memasarkan produk mereka. Digitalisasi ini memudahkan pelaku usaha menjangkau konsumen yang lebih luas, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional.

Pemerintah Kota Malang melalui dinas terkait активно menggelar pelatihan dan pendampingan UMKM go digital. Program tersebut meliputi pelatihan pemasaran online, fotografi produk, pengelolaan konten media sosial, hingga pengenalan sistem transaksi digital.

“Dengan go digital, UMKM memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan omzet dan efisiensi usaha,” ujar salah satu pejabat dinas koperasi. Menurutnya, digitalisasi juga membantu UMKM lebih adaptif terhadap perubahan perilaku konsumen.

Pelaku UMKM mengaku merasakan manfaat nyata dari pemanfaatan teknologi digital. Penjualan produk meningkat, promosi lebih efektif, serta komunikasi dengan pelanggan menjadi lebih mudah dan cepat. “Sekarang pesanan banyak datang dari luar kota,” ujar seorang pelaku UMKM kuliner.

Selain meningkatkan penjualan, UMKM go digital juga mendorong terciptanya inovasi produk dan kemasan yang lebih menarik. Hal ini dinilai penting untuk memperkuat branding produk lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah, komunitas, dan sektor swasta, UMKM go digital diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Digitalisasi UMKM bukan hanya tren, tetapi kebutuhan untuk menciptakan usaha yang tangguh dan berkelanjutan di era digital