Minat Baca Anak Muda Perlu Dukungan

  • Mar 04, 2026
  • Aqilah Khalilah
  • Informasi

MalangMinat baca anak muda di Kota Malang dinilai masih perlu mendapat dukungan serius dari berbagai pihak. Meski akses informasi semakin mudah melalui teknologi digital, kebiasaan membaca buku secara mendalam belum sepenuhnya menjadi budaya di kalangan generasi muda.

Pemerhati literasi menilai distraksi media sosial dan hiburan digital menjadi salah satu tantangan utama. “Anak muda cenderung membaca singkat dan cepat. Padahal, membaca buku melatih fokus, nalar kritis, dan empati,” ujar seorang pegiat literasi di Malang.

Sejumlah komunitas literasi dan perpustakaan di Malang telah berupaya menarik minat baca dengan menghadirkan ruang baca yang nyaman, diskusi buku, hingga kegiatan bedah karya. Perpustakaan digital juga mulai dimanfaatkan untuk menjangkau pembaca muda yang akrab dengan gawai.

Dukungan dari sekolah dan keluarga dinilai krusial. Sekolah diharapkan memperkuat program literasi, sementara orang tua didorong memberi teladan dengan menyediakan bahan bacaan dan waktu membaca di rumah.

Pemerintah Kota Malang menyatakan komitmennya untuk meningkatkan budaya literasi melalui pengembangan perpustakaan, kolaborasi dengan komunitas, serta agenda literasi di ruang publik. Upaya ini diharapkan dapat menumbuhkan minat baca yang berkelanjutan.

Dengan dukungan bersama dari pemerintah, sekolah, keluarga, dan komunitas, minat baca anak muda di Malang diharapkan terus meningkat. Literasi yang kuat dinilai menjadi fondasi penting bagi kualitas sumber daya manusia dan kemajuan daerah.