Mengenal Dunia Digital di Usia Lanjut Dinilai Bermanfaat bagi Kualitas Hidup

  • Feb 03, 2026
  • Aqilah Khalilah
  • Edukasi, Sosial Masyarakat, Informasi

Indonesia — Pengenalan dunia digital bagi masyarakat yang telah memasuki usia lanjut dinilai membawa banyak manfaat, terutama dalam meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, kemampuan dasar menggunakan perangkat digital kini menjadi kebutuhan lintas usia.

Sejumlah pengamat sosial menyebutkan bahwa literasi digital pada usia lanjut dapat membantu mempermudah aktivitas sehari-hari. Mulai dari berkomunikasi dengan keluarga melalui aplikasi pesan, mengakses layanan kesehatan daring, hingga melakukan transaksi non-tunai, teknologi dinilai mampu memperpendek jarak dan waktu.

“Teknologi digital bukan hanya untuk generasi muda. Lansia juga perlu dikenalkan agar tidak tertinggal dan tetap bisa beradaptasi dengan perubahan,” ujar seorang pemerhati pendidikan masyarakat. Menurutnya, pengenalan dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan agar tidak menimbulkan kebingungan.

Manfaat lain yang dirasakan adalah meningkatnya rasa percaya diri dan kesehatan mental. Lansia yang mampu menggunakan gawai dan internet cenderung merasa lebih mandiri serta tidak mudah merasa terisolasi. Akses terhadap informasi dan hiburan digital juga dapat membantu mengurangi rasa kesepian.

Pemerintah dan komunitas masyarakat mulai mendorong pelatihan literasi digital bagi kelompok usia lanjut. Kegiatan ini biasanya mencakup pengenalan penggunaan ponsel pintar, media sosial secara aman, serta kewaspadaan terhadap penipuan digital yang kerap menyasar kelompok rentan.

Meski demikian, para ahli mengingatkan pentingnya pendampingan dari keluarga. Anak dan cucu diharapkan dapat membantu serta memberi pemahaman tentang penggunaan teknologi yang aman dan bijak. Pengawasan ini penting untuk mencegah penyalahgunaan data pribadi dan paparan informasi yang menyesatkan.

Dengan pendekatan yang tepat, pengenalan dunia digital di usia lanjut dinilai mampu membuka peluang baru, memperkuat hubungan sosial, serta membantu lansia tetap aktif dan produktif. Hal ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif dan siap menghadapi era digital tanpa batas usia.