Ibu-Ibu PKK Edukasi MPASI Bergizi untuk Balita Sehat
- Jul 20, 2025
- Firdaus
- Kesehatan, PKK
Malang, 20 Juli 2025 — Dalam upaya meningkatkan kesadaran ibu-ibu muda akan pentingnya pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang bergizi, kelompok ibu-ibu PKK Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang menggelar kegiatan edukasi bertajuk “MPASI Bergizi, Anak Sehat, Generasi Hebat” pada Minggu pagi (20/7).
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Sitirejo ini dihadiri oleh puluhan ibu muda, kader posyandu, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Wagir. Acara ini bertujuan untuk membekali para ibu dengan pengetahuan dasar mengenai gizi seimbang dalam MPASI serta cara pembuatan menu sehat untuk balita dengan bahan lokal.
Ketua TP PKK Desa Sitirejo, Ny. Yuliana Hartati, dalam sambutannya menyampaikan bahwa banyak balita yang mengalami masalah gizi karena kurangnya pengetahuan orang tua dalam memilih dan mengolah makanan pendamping ASI. “Melalui kegiatan ini, kami ingin mendampingi para ibu agar bisa memberikan makanan terbaik untuk tumbuh kembang anaknya. Gizi bukan soal mahal, tapi soal pemahaman dan kreativitas,” ujarnya.
Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh ahli gizi dari Puskesmas Wagir, drg. Fina Septiani, yang menjelaskan pentingnya 4 bintang dalam MPASI, yakni karbohidrat, protein hewani, protein nabati, dan sayur. Ia juga menekankan bahwa pemberian makanan instan sebaiknya dibatasi karena kurang mendukung kecukupan zat gizi mikro.
“MPASI yang bergizi sangat menentukan kecerdasan dan ketahanan tubuh anak ke depan. Anak yang sehat akan lebih siap belajar dan tumbuh optimal,” jelas drg. Fina.
Sesi paling menarik dari kegiatan ini adalah demo masak MPASI oleh kader PKK yang menampilkan berbagai menu sederhana namun bergizi, seperti bubur ayam labu kuning, puree kentang tempe, dan nasi tim ikan nila. Para peserta juga diajak mempraktikkan sendiri pembuatan MPASI menggunakan peralatan sederhana yang bisa ditemukan di rumah.
Peserta, terutama ibu-ibu muda, terlihat sangat antusias dan aktif bertanya. Salah satunya, Dewi Lestari (24 tahun), mengaku senang bisa ikut serta. “Selama ini saya bingung harus masak apa untuk anak. Sekarang jadi tahu kalau bahan seperti tahu, tempe, dan sayuran bisa diolah jadi makanan yang lengkap gizinya,” ucapnya.
Sebagai penutup, peserta diberikan buku saku panduan MPASI dan paket bahan makanan bergizi untuk praktik di rumah. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan kesadaran gizi keluarga di desa.
Kepala Desa Sitirejo, Bapak Supriadi, turut mengapresiasi kegiatan ini dan berharap edukasi semacam ini bisa dilakukan rutin di tiap dusun. “Kami mendukung penuh kegiatan PKK yang membangun ketahanan gizi keluarga. Anak sehat adalah investasi masa depan desa,” katanya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para orang tua semakin sadar bahwa asupan bergizi bagi balita bukan sekadar pelengkap, tetapi pondasi utama dalam membangun generasi sehat, cerdas, dan kuat.
Jika Anda memerlukan versi publikasi untuk selebaran desa atau dokumentasi kegiatan PKK, saya siap bantu menyusunnya.