engangguran di Malang Meningkat, Jumlah Pengemis di Jalanan Kian Bertambah
- Feb 03, 2026
- Aqilah Khalilah
- Sosial Masyarakat, Informasi
Malang — Kondisi ekonomi di Kota Malang menunjukkan tantangan serius seiring meningkatnya angka pengangguran yang berdampak pada bertambahnya jumlah pengemis di sejumlah ruas jalan. Fenomena ini terlihat jelas di persimpangan lampu lalu lintas, kawasan pusat kota, hingga area pasar dan tempat keramaian.
Sejumlah warga mengungkapkan bahwa dalam beberapa bulan terakhir, kehadiran pengemis semakin sering dijumpai, baik dari kalangan orang dewasa maupun lansia. Bahkan, sebagian di antaranya terlihat berada di lokasi yang sama setiap hari. Kondisi ini memunculkan keprihatinan sekaligus kekhawatiran akan dampak sosial yang lebih luas.
“Sekarang hampir setiap perempatan ada pengemis. Dulu tidak sebanyak ini,” ujar seorang pengendara di kawasan Jalan Soekarno-Hatta. Menurutnya, situasi tersebut diduga berkaitan dengan sulitnya mendapatkan pekerjaan dan meningkatnya kebutuhan hidup.
Data dari pihak terkait menunjukkan bahwa tingkat pengangguran di Malang mengalami kenaikan akibat terbatasnya lapangan kerja dan melemahnya beberapa sektor usaha. Lulusan baru dan pekerja informal menjadi kelompok yang paling rentan terdampak kondisi ini.
Pengamat sosial menilai bahwa meningkatnya pengemis di jalanan merupakan indikator masalah struktural yang perlu ditangani secara menyeluruh. “Ini bukan sekadar persoalan ketertiban, tetapi berkaitan dengan akses pekerjaan, keterampilan, dan perlindungan sosial,” ujarnya.
Pemerintah Kota Malang menyatakan telah melakukan sejumlah upaya untuk mengatasi persoalan tersebut, mulai dari program pelatihan kerja, penyaluran tenaga kerja, hingga penertiban pengemis melalui pendekatan persuasif. Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak memberikan uang di jalan, melainkan menyalurkannya melalui lembaga sosial resmi.
Warga berharap pemerintah dapat segera menghadirkan solusi konkret dan berkelanjutan agar angka pengangguran dapat ditekan dan masalah sosial seperti pengemis di jalanan tidak terus bertambah. Kondisi ini dinilai membutuhkan kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat demi menciptakan kesejahteraan yang lebih merata di Kota Malang.